h1

Paradigma Polisi Indonesia

Oktober 7, 2008

Artikel ini gw tulis karena gw mo nyampein pendapat gw sebagai warga negara Indonesia yang berbhakti pada negara, nusa dan bangsa (tsah….).

Gw ga pernah punya masalah ma polisi… en ga pernah ke kantor polisi… (gw ga bisa nek motor ato nyetir mobil, bukan karena ga punya tapi gw lom punya SIM “Surat Ijin Mati“). Jujur gw ga pernah respect ma polisi sama kaya gw ga respect ma goverment kita ato the hostest gossip today. Ada banyak kasus dimana polisi semena2 ma maling ayam tapi ga tega ma koruptor, en da banyak orang bilang klo urusan ayam ilang diserahin kepolisi malah kehilangan kambing juga.

Sebenarnya paradigma polisi diIndonesia cukup… parah… mereka yang katanya “Siap Melayani dan Melindungi Masyarakat” berubah menjadi “Siap Memalak dan Menghakimi Masyarakat”. Contoh ajah baru2 ini ada seorang narapidana yang baru ajah keluar karena disangka membunuh padahal polisi salah orang alias salah tangkap, ternyata si narapidana ini udah di gebukin duluan plus mendapat 2 tembakan tepat dikedua kakinya. Mungkin gw orang yang awam soal hukum tapi gw orang yang berpikir melalui otak, kemanusiaan plus hak asasi kehidupan manusia didunia ini.

Apa keterangan polisi mengenai hal tadi? “Semua sudah sesuai hukum dan ketentuan yang berlaku”. Kalau saja rasa sakit dan tangis hati bisa hilang secepat hembusan angin, seandainya semua kesalahan kecil maupun besar dapat dihilangkan dengan satu kata maaf…. tapi hati manusia itu rumit, sangat rumit…

Ada banyak kejadian polisi lalu lintas yang seharusnya menertibkan lalu lintas menjadi ajang malakin masyarakat. Klo hal ini sih bisa dibilang masyarakat juga salah. Paradigma ini harus dibenahi dan juga harus didukung dari hati dan kesadaran dari setiap individu polisi maupun masyarakat itu sendiri….

Semoga citra polisi dimata masyarakat bisa menjadi lebih baik, karena sampai hari ini citra pemalak masyarakat masih melekat didalamnya.

See You All😛

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: