h1

Penjual Roti

November 16, 2008

Dia berdiri dipinggir jalan menjajakan barang dagangannya…

Mungkin ada banyak orang yang lewat disekitar penjual roti itu… tapi tak satupun dari mereka yang tertarik untuk membeli roti2nya…

Padahal roti yang ada di gerobaknya bermacam-macam… ada yang besar dan yang kecil, ada rasa strawberry, coklat, nanas, kacang, keju dan kelapa… tapi tak seorangpun juga yang datang menghampiri gerobaknya… si penjual kadang berdiri, kadang duduk dan kadang bersenda gurau dengan penjual2 lainnya…

Ingin kutanyakan padanya… berapa banyak roti yang terjual setiap harinya… bagaimana kalau tak habis terjual… atau apakah hasil penjualan tersebut bisa memenuhi kebutuhan hidup keluarganya… tapi itu semua hanya ada dalam pikiranku… hanya dapat kupandangi bajunya yang lusuh, topi kainnya yang hijau lumut, handuk kecilnya untuk menghapus keringatnya, dan sendal jepit yang sudah tipis… terlalu sering dipakai…

Apa yang ada dalam pikirannya… matanya menerawang jauh seakan menembus dinding2 pencakar lagit itu…

Dan aku… aku hanya melihatnya saat jam setengah enam pagi dia mendorong gerobaknya ke jalan besar itu… dan entah pulang jam berapa…

Menyakitkan melihatnya… mungkin jika aku terlahir kembali… aku akan meminta pada TUHAN… untuk menjadi pohon saja… yang bisa meneduhkan dan memberikan oksigen bagi bumi ini… dan menjadi salah satu dari 3% orang yang berguna dan bermaanfaat dibumi ini…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: