h1

Next Stage & Menjaga Hati

Maret 28, 2009

Jagalah hati, jangan kau kotori. Jagalah hati, lentera hidup ini.

Banyak hal yang ngebuat kita lelah, dari angkat beban, ngejar bajaj, jalan ngesot sampe mikirin tentang orang lain. Tapi menurut gw yang tersulit dari semua itu adalah mengendalikan amarah dan berusaha tegar dihadapan siapapun (atau cuek lebih tepatnya, dalam kasus gw).
Ribet juga ngejelasinnya, tapi amarah adalah kekuatan yang sangat besar lho. Terbukti bahwa orang-orang yang kalut karena amarah bisa berbuat hal-hal yang tidak diinginkan seperti buang sampah sembarangan, curi uang jajan anak SD (lho?!?!??!), dan banyak orang yang menyalurkan kemarahan mereka dengan memecahkan piring atau melempar sesuatu atau memukul sesuatu.

Kekuatan amarah itu bisa ngebuat kita menutup semua akal sehat dan hanya dikuasai oleh perasaan yang menggebu-gebu, trus bawaannya mo ngelempar monitor ke temen kerja lo (wah jangan deh, mahal) atau nginjek-injek keyboard sampe rata (ini juga jangan, inventaris kantor), yang pada akhirnya cuma membuat kita lelah dan tambah merasa bersalah. Coba deh waktu lagi marah, tarik napas dan keluarkan perlahan, konsentrasikan pikiran ke pekerjaan dan hindarkan pemikiran yang menuju ke hal-hal yang menyangkut sesuatu yang ngebuat kamu marah tadi. Coba berulang-ulang dan jangan menyerah plus disertai istighfar en dzikir juga, supaya hati tambah adem. Emang siy untuk ngelakuin ini juga dibutuhkan pengendalian diri dan kekuatan yang sama besarnya dengan kekuatan amarah itu sendiri. Fiuh… pokoknya cape deh. Tapi hal ini dapat menghindarkan kamu dari ngegantiin monitor atau keyboard yang rusak, ya kan?. Huehehehehe.

Yang lebih menyakitkan lagi adalah berusaha untuk tegar dan tidak menunjukkan perasaan duka/sedih yang dirasakan diri sendiri. Bayangin kucing kamu mati kegencet bulldozer di jalan raya (kasian amat tu kucing ck… ck… ck…), padahal dia kucing persia yang harganya adalah 1 tahun gaji kamu yang paling kamu sayang en jadi harta keluarga. Kamu harus tegar dan merelakan tuh kucing mati, pasti sulit kan?. Atau caranya tegar waktu kamu diputusin ma mantan (lho ko curhat?!?!?!), pasti rasanya mo menangis selaman selama semusim karena terlanjur cinta muahahahha ini mah lagu. Atau tegar ngadepin temen yang lagi mayun ato nge-jutekin kamu padahal kamu ga tau salah kamu apa.

Cara yang harus kamu lakukan untuk menunjukkan bahwa kamu ga hancur-hancur amat (hati, maksudnya), adalah tarik napas (lagi-lagi tarik napas), lalu keluarkan perlahan. Berpikirlah secara jernih bahwa kucing anggora bisa dibeli lagi, klo ga mampu curi ajah kucing tetangga sebelah (lho?!?!?!), atau klo baru putus dari mantan, cari cowok lain, masih banyak ikan dilaut!!! Hidup Mancing Mania(lho?!?!?!). Lihat dunia lebih dekat, klo perlu pake kaca pembesar, bahwa disekitar kita banyak yang lebih menderita daripada apa yang kamu rasakan, jangan sedih karena dibalik itu semua ada sebuah makna tersirat yang diberikan oleh Allah kepada kita sebagai pelajaran/ujian bagi kita untuk naik ke stage selanjutnya.

Dan dari semua itu diperlukan kesabaran, kelapangan hati dan kekuatan yang sangat besar untuk membuat kamu bisa mengendalikan amarah dan perasaan kamu. Met berjuang yach.

PS : “Telah dicoba dan dipraktekkan oleh author, kalau anda gagal, coba terus. Kalau masih gagal, minta petunjuk pada Yang Maha Kuasa, jangan ke dukun atau para normal. Inga, inga, ting!!!πŸ˜‰ ”

On a lighter note :
** Seberat apapun hari yang kamu lalui, pasti ada secercah senyum ataupun kebahagiaan yang kamu rasakan, kalau kamu membuka hati.

See You AllπŸ˜›

One comment

  1. Nice posting sis…πŸ™‚
    musti belajar banyak bwt jaga hati dari amarah nih sis



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: