h1

100 Question of My Dreams

Juni 4, 2009

Apa cita-citamu???

Kalau ditanya begitu waktu kecil… maka jawaban gw berubah-ubah. Contoh aja waktu gw umur 2 tahun, saat itu gw ditolong ma dokter waktu ada penyumbatan pembuluh darah dikuping gw. Dedikasi dokter tersebut dalam menyelamatkan hidup gw… membuat gw kagum dan pengen jadi dokter. Tapi cita-cita itu pupus setelah gw tahu gw bisa lihat hantu (FK=kuburan?!?!?!). Terus gw punya cita-cita jadi native speaker, itu waktu umur gw 5 tahun, tapi setelah gw tahu bahwa bahasa inggris tidak hanya ‘Yes’ dan ‘No’, impian itu juga pupus.

Pernah gw punya cita-cita jadi pemain piano, dan impian itu hanya tumbuh selama lima menit, setelah gw tahu beli piano maupun les piano itu mahal harganya. Pengen jadi Ilmuan atau inventor (kebanyakan baca komik Detektif Conan), tapi fisika dan kimia gw bisa dibilang selamat dari neraka. Akhirnya dari semua bakat dan cita-cita yang gw kira bisa gw gapai… walau hanya setinggi langit-langit (kamar), yaitu jadi komikus en novelis. Gw dah belajar gambar dari gambar muka segitiganya sailormoon, sampai terakhir bener-bener bisa dikatakan komikus dadakan karena setiap temen ge ultah gw kasih komik 4 panel. Tapi masa kejayaan itu hanya sampai di masa SMU, saat kuliah, gw dan jarang gambar… sampai sekarang gambar terkeren gw adalah gambarnya NIWA DAISUKE & WIZ dari DNAngel, yang terpampang dibelakang kaos olahraga SMU gw. Tapi… mungkin sekarang dah dibuang mungkin ma nyokap. Waktu SMP pernah nulis-nulis cerita pendek, dari beli buku kosong, sampe buku adek gw yang dah ga kepake tapi masih ada isinya juga gw tulisin. Kalo sekarang gw baca, gw malu banget… soalnya ceritanya soal cinta-cintaan plus acara majik-majikannya sailormoon.

Dan gw juga nge-drop banget, waktu temen sekelas gw waktu SMP juga nge-buat cerita untuk dikirim ke majalah. Waktu itu dia bilang cerita gw lumayanlah sebagai amatir. Dan gw jadi down and desperate saat itu. Tapi… seandainya gw pikir lagi sekarang… format dan teknik penulisan yang dia buat itu lebih ancur dari pada gw, sementara gw yang waktu itu berkiblat pada buku-bukunya Hilman (LUPUS), sedikit lebih bener (just a little…). Untuk apa mengenang masa lalu jika kita tidak bisa membuktikan bahwa kita mampu, maka dari itu gw mo memberikan sebuah cerpen yang dadakan dibuat karena terinspirasi sebuah lagu dari salah satu band favorit gw. Maaf jika ada kata-kata yang salah atau teknik penulisan yang masih jelek. Gw masih perlu lebih banyak belajar sebelum melepas karya gw… jadi… mohon kritik dan sarannya, semoga saya tidak drop lagi… ihiks, ihiks, ihiks… jika ingin baca klik kata-kata Rainy dibawah ya…

See You AllšŸ˜›

Rainy Days and Mondays

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: