h1

The Child Who Trapped on Adult Body : 3

September 15, 2009

Someday Dreamer

Tuhan, aku ingin bercerita pada-Mu. Aku tidak ingin mengeluh, bukan karena aku sombong atau merasa mampu tanpa bantuanmu tapi justru karena aku merasa belum pantas untuk mengeluh.

Tuhan, aku selalu menyalahkan takdir yang kujalani tapi tetap berpegang pada prinsipku yang terlalu kokoh. Dan saat aku tersadar, bukan takdir yang menjadikan aku seperti ini, tapi justru dirikulah yang membuatku terpuruk.

Tuhan, dulu aku selalu bercita-cita setinggi langit dan pada saat aku terjatuh aku selalu bangkit demi mimpiku. Tapi saat aku benar-benar gagal, aku merasa mpianku terlalu mengada-ada. Akhirnya aku merubah impianku kembali menjadi mimpi yang sanggup ku gapai hanya dengan mengangkatkan tangan keatas. Tapi, itupun juga gagal.

Tuhan, saat ini aku sadar. Mimpi yang terhebat adalah mimpi yang tak mudah untuk diraih dan memerlukan kerja keras. Dan mimpi yang bodoh adalah mimpi yang mudah digapai oleh siapapun. Karena itu, aku kembali membangun mimpi-mimpi lamaku.

Tuhan, selama ini aku selalu memandang orang-orang berlari di jalur mereka masing-masing dan aku berada diluar jalur yang salah. Dan aku selalu berpikir aku tak mungkin mengebrangi sungai tanpa adanya jembatan.

Tapi Tuhan, aku tidak bisa mengatakan ‘aku telah salah jalan’ tapi aku bisa mengatakan ‘Jika aku berada dijalur yang salah, aku hanya perlu berlari kembali ke jalur yang benar’.  Dan jika aku ingin menyebrang, aku hanya butuh kayu untuk membuat jembatanku sendiri. Tak peduli berapa banyak waktu yang diterlewat, tapi pada akhirnya aku akan sampai digaris finis yang sama.

Tuhan, jika aku berhasil keluar dari pemikiran-pemikiran yang bagaikan sangkar ini maukah Kau memeluk impian-impian dan juga diriku. Tidak akan kubiarkan diriku jatuh kedalam jurang yang sama dua kali dan tidak akan kubiarkan diriku menyerah sebelum mengakhiri apa yang telah kumulai.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: