h1

Aliens are…

November 25, 2011

‘Apa yang akan kau lakukan jika kau adalah manusia pertama yang bertemu langsung dengan Alien?’

Ini adalah judul sebuah posting yang dipajang di halaman depan wordpress dan langsung membuat gw meng-klik saat itu juga.

Banyak dari teman-teman kita di dunia bagian barat sana yang percaya bahwa Alien itu ada. Kehidupan diplanet lain yang jaraknya ratusan juta tahun cahaya itu ada. UFO itu ada. Dan mungkin saja mereka akan datang ke Bumi kita ini.

Ironisnya, teman-teman dinegara kita justru lebih percaya pada Mbah dukun, sejajen dan mahluk dengan ciri khas kain putih kumel, kusam dan kuyu. Pantas rasanya kita tertinggal jauh, imajinasi kita ketinggalan jaman. Nggak up-to-date!

Alien… menurut penjelasan kasarnya adalah mahluk yang hidup diplanet selain Bumi dan secara sengaja atau tidak datang kebumi entah melalui UFO atau meteorit atau berjalan kaki melalui wormhole, yang pasti mereka adalah mahluk yang hidup diluar angkasa.

Banyak dari kita yang berharap alien itu adalah mahluk hijau mungil dan sangat manis. Mereka bisa berteman baik dengan kita dan mau bertukar informasi, ilmu pengetahuan dan teknologi canggih mereka.

Tapi tak jarang juga para ilmuan mengatakan ‘Mereka bukan mahluk hijau dengan mata ikan, Bung! Mereka itu serangga!!’ Para ilmuan lebih suka imajinasi H. R. Giger dengan tambahan mulut dan air liur yang bisa melelehkan besi baja.  Menurut mereka, serangga adalah mahluk hidup yang mampu beradaptasi dalam kondisi yang ekstrem sekalipun, radiasi contohnya.

Jadi kalau kalian mengalami keadaan seperti para pahlawan Fantastic Four ketika mereka ada diluar angkasa, lumuri tubuh kalian dengan gula seluruhnya dan biarkan semut yang menjadi selimut anti radiasinya. Ouw… menjijikkan.

Tapi… bagaimana kalau Alien itu adalah sekumpulan robot dengan kesadaran intelegensi tingkat tinggi dan teknologi yang jauh melampaui umat manusia. Mungkin saja nggak ada yang seimut Bumblebee atau sepatriotis Optimus Prime. Kita akan tamat saudara-saudara.

Oke, kembali ke blog yang gw baca. Sang penulis menjelaskan langkah-langkah yang harus kamu lakukan seandainya secara sengaja atau tidak kamu bertemu Alien. Ini terjemahan bebasnya.

Langkah pertama : Jangan panik.

Douglas Adams menuliskannya sebagai langkah pertama dengan alasan yang jelas. Ini mungkin menjadi langkah paling penting dan akan mengubah keadaan hingga akhir pertemuan. Hal terakhir yang akan kamu lakukan adalah merepresentasikan seluruh ras manushia sebagai orang bodoh yang ketakutan setengah mati.

Ini sangat penting bahwa jangan sekali-kali kau mengubah ekspresimu seperti orang ketakutan atau lari dari Aliens, bagaimanapun menakutkannya bentuk mereka.

Mereka mungkin sangat sensitif dengan imajinasi-imajinasi kita seperti tentakel atau semacamnya dan menganggap aksimu sebagai bentuk pelecehan atau sebagai aksi perlawanan. Mungkin juga mereka akan berpikir bahwa manusia adalah sekelompok pengecut yang sama sekali tidak ada apa-apanya kecuali harus dilenyapkan. Kau pasti tidak menginginkan hasil tersebut dari lubuk hati yang paling dalam kan?

Jadi, berpeganglah pada sedikit dari ketenangan yang kau miliki dan bersiaplah untuk menjadi Duta Bumi yang paling bersinar untuk galaksi.

Langkah kedua : Pelajari keadaan.

Kau perlu menanyakan beberapa pertanyaan penting. ‘Dimana kita?’, ‘ Apa yang kulakukan sekarang?’, ‘ Kenapa tidak?’, ‘Apa karena aku jelek?’ Melihat dari semua yang telah tertulis ketika berjumpa dengan Alien, kau mungkin saja sudah membuat kontak luar angkasa dengan mereka. Mereka mungkin telah memilih tempat itu dari pemikiran panjang mereka dan hal yang sama terjadi padamu. Tetapi kita tidak datang ketempatmu, ditengah ladang jagung saat jam tiga dini hari. Kau sedih, kau sendirian?

Alien mungkin ingin mencoba salah satu dari dua kemungkinan. Mereka mungkin secara hati-hati menguji Bumi sebagai pihak yang netral atau damai atau… mereka menginfiltrasi Bumi untuk penjajahan dimasa yang akan datang? Jadi buang saja perhitungan itu (kau sudah cukup menghitungnya) dan cobalah untuk membedakan tipe Alien seperti apa yang ada dihadapanmu.

Bentuk mereka biasanya akan mengatakan maksud mereka yang sebenarnya. Kalau mereka terlihat seperti pria kecil didalam jumpsuit dengan kepala besar, maka mereka biasanya baik. Ingat, mata mereka adalah fokus utamanya. Mata yang besar, bulat dan berkilau adalah pertanda mereka memiliki hati yang besar juga.

Kalau mereka terlihat seperti imajinasi H. R. Giger, sebuah caplak raksasa setinggi tiga setengah meter, tanpa mata yang bisa dilihat, mulut tambahan yang bisa memanjang dan tetesan air liur berwarna hijau yang bersifat asam, maka kau punya waktu sedikit untuk hidup. Jadi buatlah mereka berhitung.

Jadi, kalau sekarang kita berpikir bahwa tak semua Alien akan menjadikanmu sebagai induk semang mereka dengan memasukkan telur mereka kedalam jantungmu melalui tenggorokan, maka hal itu akan membuat kita maju kelangkah berikutnya.

Langkah ketiga : Komunikasi

Dalam dokumentasi sejarah, Close Encounters of the Third Kind yang ditulis oleh Mr. Spielberg menggambarkan pada kita bahwa Alien bisa memecahkan masalah komunikasi inter-spesies dengan musik. Jika para ilmuan dapat ‘berbicara’  Alien dengan sebuah alat musik yang rumit dengan suara yang aneh, maka kau pun pasti bisa. Sekarang ingatlah, kau sedang merepresentasikan ras manusia jadi jangan merusak pandangan mereka. Aliens tidak akan terkagum-kagum dengan harmonikamu atau kemampuanmu bersendawa ketika membaca alpabet. Keluarkan iPhone dan buatlah para tamumu terkagum-kagum ketika mendengarkan lagu ballad. Journey’s Don’t stop Believing adalah sebuah musik yang dapat diterima. Ingatlah bahawa gelombang radio dapat menenangkan ketika berjalan-jalan diluar angkasa, jadi mungkin saja teman luar angkasa kita akan menerima lagu-lagu ballad tahun 80-an dan sama sekali tidak mengerti siapa itu Rihanna. Itu akan langsung membuat kau dan teman luar angkasamu menjadi teman dekat.

Langkah keempat : Bawa kami pada Pemimpin-mu.

Temanmu mungkin akan menanyakan apakah mereka bisa bertemu dengan Pemimpin kita atau tidak. Ada dua cara. Pertama, kau bisa membawa mereka ke gedung parlemen dan mereka dapat melihat semua pemimpin kita bersitegang dan saling memperdebatkan apakah benar yang ada dihadapan mereka itu Alien atau bukan.

Pilihan kedua adalah mengatakan pada teman Alienmu ‘Akulah orangnya. Apa yang ingin kalian bicarakan?’ Jika kau memainkan kartu yang benar, maka kau bisa menjadi Duta Bumi bagi planet kita dan mungkin saja seluruh Dewan Galaksi. Dan jika kau mengacaukannya, kau akan membuat mereka marah. Ini justru akan membuka dirimu sendiri pada banyak dan lebih banyak lagi penelitian.

Good Luck and have a nice encounter, we counting on you!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: