h1

Mystery Bride?!

Desember 20, 2011

Nggak cuma saya dan kalian yang bertanya-tanya seperti apa sih jodoh kita dimasa depan (shouting at back : We? It’s you!!)

Bicara soal jodoh yang entah seperti apa rupa maupun bentuknya (semoga normal dan masih tetap manusia), ada sebuah manhwa yang menarik untuk dibaca. Seperti kebanyakan cerita romantis komedi ala Korea, cerita dalam Mystery Bride atau Pig Bride (dalam versi Western-nya) benar-benar kocak dan ceria. Art-nya sangat bagus dan bisa dikatakan sang komikus sudah sangat profesional jika dibanding dengan beberapa manhwa yang pernah saya baca.

Genre : Romantic, comedy

Author : Huh Kook-hwa

Illustrator : Kim Su-jin

Publisher : South Korea Haksan Publishing

Magazine : South Korea

Original run : 2009

Collected volumes : 5

Oh, then to the plot! Cerita Mystery Bride berkisah tentang bocah berumur delapan tahun yang pemberontak dan manja, Lee Si-joon. Ia dikirim oleh kedua orang tuanya yang sangat sibuk ke perkemahan musim panas di gunung Jiri. Banyak anak-anak orang kaya lainnya yang dikirim ke perkemahan tersebut, tapi cuma Si-joon yang mengganggu ayam-ayam hingga menurut pengawas yang bekerja di perkemahan tersebut sang ayam tidak bisa bertelur lagi. Benci dengan lingkungan perkemahan, ia melarikan diri dan tersesat dihutan, namun disanalah ia bertemu dengan seorang anak perempuan yang mengenakan topeng babi diwajahnya dan sedang mencuci pakaian?

Tahu bahwa setidaknya ada orang yang bisa membawanya pulang, ia meminta tolong pada gadis itu tapi pada akhirnya gadis itu lari dan Si-joon dengan putus asa mengejarnya agar tidak dimakan hewan buas. Setelah berlari-lari hingga malam mengejar gadis itu, Si-joon menemukan sebuah rumah ditengah hutan dan seorang wanita berpakaian tradisional mengajaknya untuk masuk. Dirumah itu ia menjelaskan bahwa Si-joon adalah keturunan ke 36 dari Lee Si-baek, tokoh dari dongeng Pengantin Park. Si-joon diharuskan menjadi suami dari anak perempuannya, Mu-yeon, yang menurut wanita itu adalah seorang bidadari yang dikutuk dan untuk melepaskan kutukannya, ia harus bersatu dengan Si-joon. Dan Mu-yeon tak lain dan tak bukan adalah si anak perempuan bertopeng babi. Menolak, namun karena diiming-imingi makanan sementara ia kelaparan, Si-joon akhirnya menerima tanpa syarat. Sesuatu yang akhirnya ia sesali setelah selesai makan. Malam itu, Mu-yeon mengatakan pada Si-joon bahwa ia diperbolehkan untuk pergi namun di usia mereka yang ke 16, mereka akan bertemu lagi. Delapan tahun berlalu, Si-joon hanya menganggap bahwa pernikahannya dengan gadis aneh itu hanyalah sebuah mimpi. Namun tepat dihari ulang tahunnya yang ke-16 ditengah malam, ia bertemu lagi dengan gadis itu yang membuatnya shock hingga pingsan.

Biksu yang selama ini melindungi keluarga Si-joon menjelaskan bahwa pernikahan harus dimulai dan harus dipenuhi, kalau tidak Si-joon akan mati sebelum tahun itu berakhir.  Berharap untuk kembali hidup normal, Si-joon justru dikagetkan dengan Mu-yeon dan Mu-hwa, Kakak perempuannya, yang diperbolehkan untuk tinggal dirumah mereka oleh kedua orang tua Si-joon. Sementara itu sahabat baiknya, Yun Ji-oh, yang seharusnya menjadi penyelamat bagi Si-joon justru terlihat akrab dengan keduanya.

Pada awalnya Si-joon memiliki gadis yang ia sukai Eun Doe-doe yang menurutnya cantik dan manis, tanpa tahu bahwa Doe-doe memiliki sisi gelap layaknya cewek psikopat. Namun seiring dengan berjalannya waktu Si-joon tanpa sadar jatuh hati pada Mu-yeon yang selalu melindunginya. Dan Doe-doe, setelah melihat Ji-oh yang sesungguhnya langsung jatuh hati padanya dan menjadi saingat berat Mu-hwa, kakak Mu-yeon yang sejak awal menyukai Ji-oh.

Pada akhir volume saya menemukan sedikit perbedaan. Pada versi Western, penulis mengungkapkan bahwa Mu-yeon menjadi presiden pertama wanita di Korea, Si-joon bekerja di balik layar kepresidenan, Ji-oh menjadi dokter, Mu-hwa menjadi kepala pelindung presiden dan Doe-doe menjadi banker. Namun, di versi Eastern, Ji-oh menjadi pengusaha dan Mu-hwa serta Doe-doe menjadi pasukan pelindung presiden. Dibagian manapun pada akhirnya kisah sang tokoh utama berakhir bahagia(?)

Character :

Lee Si-joon

Anak semata wayang dari Senator Korea Selatan yang kaya dan kuat, dan juga keturunan ke-36 dari Lee Si-baek, tokoh utama dalam dongeng Pengantin Park. Ia dikategorikan sebagai pemuda yang paling dipuja dan diinginkan disekolahnya namun ia hanya memperhatikan Eun Doe-doe. Ia terkadang dipusingkan dan dikesalkan oleh kelakukan aneh Mu-yeon, namun sebenarnya ia protektif dan benar-benar memperhatikannya. Pada akhirnya ia benar-benar jatuh hati pada Mu- yeon. Ketika cerita mendekati akhir, diketahui bahwa dikehidupan terdahulunya, 36 generasi yang lalu ialah Lee Si-baek.

Park Mu-yeon

Sang pengantin bertopeng babi. Ia menyamar untuk menyembunyikan wajahnya dengan topeng babi karena kutukan dimasa lalu. Menurut cerita dalam dongeng, kutukannya hanya bisa dilepas jika ia menikahi keturunan Lee Si-baek. Mu-yeon sanga tradisional dan kelihatan pasif, ia memperlihatkan kesetiaannya yang besar pada suaminya. Si-joon mengobservasinya bahwa Mu-yeon adalah gadis yang walaupun harus rela menyakiti dirinya, ia tetap berjuang untuk mendapatkan apa yang ia inginkan. Dikehidupan yang lalu, 36 generasi sebelumnya, dikatakan bahwa ia adalah istri dari Lee Si-baek. Ia bisa melakukan berbagai macam sihir kuno.

Eun Doe-doe

Semua gadis tunduk dan hormat padanya, sementara para pemuda merasa iri pada perhatian yang ia berikan untuk Si-joon. Ia berlaku sangat manis dan perhatian di hadapan Si-joon dan Ji-oh, namun sebenarnya ia memiliki kelakukan yang sangat buruk pada semua orang kecuali mereka. Diketahui bahwa ibunya dan dia berencana untuk menikahi Si-joon hanya karena kekayaannya, yang sayangnya diketahui oleh Ji-oh. Diakhir cerita, Ibunya ketahuan menggunakan dana sumbangan sekolah untuk digunakan oleh dirinya sendiri sehingga ia ditangkap dan Doe-doe terpaksa tinggal disebuah perkampungan kumuh dan keluar dari sekolah karena malu. Bagaimanapun juga, karena rasa simpati Si-joon dan Mu-yeon, ia tinggal di rumah Ji-oh dan menjadi saingan Mu-hwa.

Yun Ji-oh

Teman sekamar Si-joon sejak mereka masih kecil. Putra pemilik beberapa rumah sakit ternama di Korea Selatan. Ia sangat pintar dan cepat mengerti. Tidak seperti Si-joon, Ji-oh tidak menyukai Doe-doe. Ia menjadi sangat dekat dengan Mu-yeon dan Mu-hwa setelah kakak beradik itu tinggal dirumah Si-joon, dan ia menyadari bahwa mereka berusaha untuk melindungi Si-joon dari bahaya. Ia adalah orang yang sangat di sukai Mu-hwa dan Ibu Mu-hwa berusaha untuk menikahkannya dengan cara yang sama ketika menikahkan Si-joon dan Mu-yeon, namun ia menolak dengan alasan ‘Aku bukan Si-joon.’

Park Mu-hwa

Kakak Mu-yeon yang selalu tanpa ekspresi dan membawa pedang tajam. Ia jarang bicara dan selalu mencoba apapun yang ia lihat layak untuk dimakan. Nafsu makannya hampir mirip dengan Si-joon. Ia menyukai Ji-oh dan Ibunya berusaha menikahkannya dengan Ji-oh. Di akhir cerita, ia tinggal di rumah Ji-oh dan menjadi saingan Doe-doe.

‘Putri’ Kiryong

Musuh misterius keluarga Lee, Si-joon dan Mu-yeon. Wanita bertubuh ramping dengan rambut dan kuku yang panjang juga mengenakan gelang lengan berbentuk ular. Ia dipanggil dengan sebutan ‘Putri’ dan 36 generasi sebelumnya ia adalah Ki-ryong, seorang putri dari negara lain yang berniat menghabisi Lee Si-baek, tapi akhirnya malah jatuh hati padanya dan mengutuk istri Lee Si-baek sebelum mati. Pada akhirnya ia dikalahkan oleh Mu-yeon dan kehilangan seluruh kekuatannya, membuatnya tak mampu lagi untuk melukai keluarga Lee selamanya.

Sunbae

Namanya sama sekali tidak disebutkan selain dipanggil sebagai Sunbae (senior) atau Ketua. Ia juga anak orang kaya namun menurutnya kekayaan keluarganya digunakan untuk menolong sesama. Seorang pemuda yang terlalu enerjik dan iri pada Si-joon yang diperhatikan oleh Doe-doe karena ia juga menyukai gadis itu. Ia juga menyukai Mu-hwa dan bersaing dengan Ji-oh untuk memberinya makan. Setelah Mu-yeon masuk kesekolah dan memperlihatkan wajahnya yang sebenarnya, Sunbae langsung jatuh hati dan memohon-mohon pada Ji-oh untuk dipertemukan dengan Mu-yeon yang sudah pasti dibentak habis-habisan oleh Ji-oh.

Untuk gambar maaf karena tidak bisa mendapatkan cover volume untuk buku ke-3 dan ke-4. Oh, kalau membeli bukunya kita bisa dapat poster mystery bride juga didalam bukunya lho.

At last but not least, jodoh itu datang disaat yang tidak kita ketahui. Walau dicari tapi belum tentu ketemu, walau ketemu belum tentu yang dicari. Ya, pada intinya tetap membuka hati pada setiap orang karena mungkin saja dia sudah begitu dekat dengan kita tapi hanya belum terlihat dimata kita. Tsah…

Buat kalian yang juga sedang berusaha mencari jodoh, Ganbatte ne!! Saya juga lagi usaha, muahahahaha!!!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: